-->

Bang Arshad Food

It's

image
Assalamualaikum... Wr. Wb.

Bang Arshad Food

Layanan profesional penyedia jasa catering yang terpercaya dan telah membantu pelanggan dalam mengurus segala urusan acara besar maupun kecil.


Promo
Jumat Berkah

Paket Nasi Box dengan harga Khusus untuk bersedekah

Aneka Bumbu

Tersedia Bumbu Aromatic Kebuli, Mandhi, Briyani, Kabsah

Reseller

Bang Arshad Membuka peluang usaha untuk menjadi Reseller dan Dropshiper

Kemitraan

Bang Arshad siap menjadi Mitra untuk usaha anda


Menu
Arabian Taste

Aromatic Nasi Kebuli, Briyani, Mandhi, Kabsah, dan Bukhori

Indonesian Food

Menerima pesanan masakan khas nusantara

Bumbu

Tersedia Bumbu dan paket instan nasi Kebuli, Briyani, Mandhi, Kabsah, dan Bukhori

Snacks

Aneka Jajanan dan makanan ringan siap dinikmati kapanpun dan dimanapun

P-IRT

Certified

5.7k Peoples

Happy Customers

Event

CFD Jakarta Senayan,
Minggu Ceria Taman Mini Indonesia Indah

5857

Photos Made

WHAT CAN I DO

Online

Bang Arshad Goes to Online - Sekarang sudah bisa pesan secara online melalui ecommerce, Sosmed, dan Whatsapp

On Call

(+62) 8190 5555 777

Premium Quality

Bang Arshad sangat menjaga produk tetap higienis dan selalu fresh

Ontime

Kami antar tepat waktu sesuai perjanjian pesanan

Gallery

Kunjungi IG kami @kebuli_bangarshad

Ulasan Customer

5 Stars on google page Kebuli Bang Arshad

SOME OF WORK

Fakta Buah Sirsak Untuk Kanker

Manfaat buah sirsak bagi kesehatan sangatlah beragam. Namun, salah satu manfaat sirsak yang cukup populer adalah untuk mencegah penyakit kanker. Benarkah sirsak bisa mencegah kanker? Ketahui jawabannya dalam artikel berikut.

Tak hanya memiliki rasa yang nikmat dan menyegarkan, buah sirsak juga dikenal baik untuk kesehatan. Hal ini berkat beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya, mulai dari serat, protein, kalsium, hingga beragam vitamin, seperti vitamin B dan vitamin C.

Baca juga:

Selain itu, sirsak juga kaya akan kandungan antioksidan yang diketahui dapat menangkal radikal bebas. Oleh karena itu, buah sirsak dipercaya bisa menghambat pertumbuhan berbagai sel kanker, seperti kanker payudara, kanker prostat, kanker pankreas, dan kanker usus besar.

Bukti Ilmiah Mengenai Manfaat Sirsak untuk Kanker

Sebuah penelitian mengemukakan bahwa ekstrak sirsak, baik dari buah, daun, kulit, maupun akarnya, mengandung lebih dari 100 asetogenin annonaceous, yaitu senyawa antikanker alami.

Selain itu, ekstrak sirsak juga kaya akan antioksidan yang diketahui dapat membasmi dan menghambat pertumbuhan berbagai jenis sel kanker yang kebal terhadap obat kemoterapi tertentu.

Meski demikian, penelitian tersebut baru dilakukan secara terbatas di laboratorium, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut guna memastikan efektivitas buah sirsak untuk mencegah kanker pada manusia.

Jika Anda ingin menggunakan buah sirsak atau mengonsumsi suplemen dengan kandungan sirsak sebagai pengobatan penyakit kanker, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu. Selain itu, pastikan produk suplemen yang Anda konsumsi telah terdaftar di BPOM.

Manfaat Lain Buah Sirsak untuk Kesehatan

Tak hanya mencegah kanker, sirsak juga memiliki beragam manfaat lain yang juga baik untuk kesehatan, di antaranya:

- Meningkatkan daya tahan tubuh
- Melancarkan pencernaan
- Meredakan peradangan
- Menjaga kadar gula dalam darah
- Membantu tubuh melawan bakteri, virus, dan jamur

Di beberapa daerah, sirsak juga dipercaya dapat mengobati malaria dan infeksi parasit. Namun, beragam manfaat tersebut juga masih sebatas uji klinis di laboratorium sehingga masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

Baca Juga:

Risiko dan Efek Samping Buah Sirsak
Selain dari buah, biji, kulit, dan akarnya, manfaat sirsak juga bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi suplemen sirsak. Namun, konsumsi suplemen sirsak secara berlebihan atau tidak sesuai dosis, dapat meningkatkan risiko terjadinya berbagai efek samping, seperti:

- Gangguan saraf
- Nyeri otot
- Gangguan gerak tubuh
- Kerusakan hati dan ginjal

Suplemen sirsak juga tidak disarankan untuk dikonsumsi jika Anda memiliki beberapa kondisi berikut ini:

- Memiliki tekanan darah rendah
- Mengonsumsi obat hipertensi atau diabetes
- Menjalani kehamilan atau menyusui
- Memiliki kelainan hati atau ginjal

Sirsak bisa Anda jadikan bagian dari menu makan sehat sehari-hari, karena memiliki kandungan antioksidan dan vitamin yang tinggi sehingga baik untuk menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kanker.

Manfaat sirsak untuk kanker memang masih perlu diteliti lebih lanjut. Namun, jika Anda ingin menggunakan sirsak sebagai pengobatan alternatif untuk penyakit kanker, konsultasikanlah dulu kepada dokter untuk mengetauhui efektivitas dan keamanannya bagi kondisi Anda. (Alodokter - dr. Sienny Agustin)

Referensi:

Tumbuhan Herbal Bagus Untuk Menjaga Imunitas Tubuh

Banyak orang yang suka mengonsumsi tanaman herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya, baik itu dalam bentuk jamu, teh, maupun obat tradisional. Namun, di antara beragamnya tanaman herbal di Indonesia, mana sajakah yang terbukti dapat memperkuat daya tahan tubuh?  

Menjaga dan meningkatkan imunitas tubuh di tengah pandemi COVID-19 perlu dilakukan agar risiko Anda untuk terkena penyakit ini bisa berkurang. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah mengonsumsi tanaman herbal.

Namun, tentunya Anda perlu mengonsumsi tanaman herbal yang memang telah terbukti efektif secara ilmiah dapat memperkuat daya tahan tubuh.

Pilihan Tanaman Herbal untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Berikut ini adalah 3 tanaman herbal yang telah terbukti dapat meningkatkan daya tahan tubuh agar Anda tidak mudah sakit:

Meniran
Meniran atau Phyllanthus niruri telah dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk berbagai macam penyakit di banyak negara. Ada bermacam-macam senyawa kimia yang dikandungnya, antara lain phyllanthin dan tannin.

Senyawa-senyawa ini terbukti bisa berfungsi sebagai antioksidan, antimikroba, antidiabetes, dan antikanker, sehingga ampuh digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Bahkan, penelitian juga menunjukkan bahwa herba ini efektif dalam mengatasi penyakit yang berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Daun kelor
Dalam daun kelor, terdapat banyak sekali senyawa dan nutrisi penting yang juga efektif untuk meningkatkan imunitas dan mencegah infeksi, antara lain flavonoid, anthraquinon, dan vitamin C. Kandungan vitamin C pada daun kelor bahkan 7 kali lebih banyak daripada yang ada pada jeruk.

Baca juga:

Kunyit
Dalam kunyit, terkandung senyawa aktif bernama kurkumin. Senyawa yang memberikan warna kuning secara alami ini sangat baik untuk memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan sistem penyerapan tubuh kita. Selain itu, kurkumin juga memiliki manfaat antiinflamasi dan bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

Seperti halnya meniran dan daun kelor, kunyit juga kaya akan antioksidan yang bermanfaat dalam melawan radikal bebas, sehingga tubuh tidak mudah terserang penyakit.

Cara Lain untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Selain mengonsumsi meniran, daun kelor, dan kunyit, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu:

1. Olahraga secara rutin
Rutin berolahraga dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Dengan berolahraga, peredaran sel darah putih menjadi lancar, sehingga tubuh dapat mendeteksi penyakit dengan lebih cepat.

2. Konsumsi makanan sehat
Untuk memiliki daya tahan tubuh yang kuat, Anda harus membiasakan diri mengonsumsi makanan sehat. Contoh makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh adalah brokoli, bayam, yogurt, pepaya, kiwi, kerang, dan daging tanpa lemak.

3. Tidur yang cukup
Saat tidur, tubuh akan mengeluarkan protein yang berfungsi untuk melawan infeksi. Maka dari itu, kurang tidur dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda. Jadi, atur pola tidur dengan baik agar imunitas tubuh tetap terjaga.

4. Kelola stres dengan baik
Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol. Dalam jangka panjang, kadar hormon kortisol yang tinggi dapat menurunkan daya tahan tubuh. Jadi, usahakan untuk selalu mengendalikan stres, misalnya dengan melakukan meditasi atau relaksasi setiap kali beban pikiran menumpuk.

Terapkanlah cara-cara di atas agar kesehatan Anda tetap terjaga. Untuk mendapatkan manfaat meniran, daun kelor, dan kunyit dalam meningkatkan daya tahan tubuh, Anda dapat memasukkan ketiga tanaman herbal tersebut ke dalam masakan atau makanan yang akan Anda konsumsi.

Selain itu, Anda juga bisa memperolehnya dari suplemen herbal yang dapat dibeli secara bebas di apotek. Namun, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mengonsumsinya. (Alodokter - dr. Meva Nareza)

Referensi:

Sekilas Manfaat Jahe Merah Yang Wajib Kita Ketahui

Manfaat jahe merah untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengatasi berbagai penyakit sudah dikenal sejak ribuan tahun silam. Berkat kandungan zat dan senyawa alami di dalamnya, rempah-rempah yang satu ini banyak digunakan sebagai obat herbal tradisional.

Jahe merah merupakan salah satu tumbuhan herbal yang memiliki banyak khasiat dan banyak tumbuh di wilayah Asia, termasuk Indonesia. Tanaman ini masih satu kerabat dengan jahe biasa, kecombrang, kencur, dan temu ireng. Jika dibandingkan dengan jahe biasa, jahe merah memiliki rasa dan aroma yang sedikit lebih kuat dan pedas.

Berbagai Manfaat Jahe Merah

Sebagian besar manfaat jahe merah berasal dari kandungan minyak atsiri atau minyak esensial dan senyawa bioaktif di dalamnya yang beragam, seperti gingerol, shogaols, dan paradols. Kandungan minyak atsiri dan senyawa bioaktif dalam jahe merah ini sedikit lebih tinggi dari jahe putih.

Selain bekerja sebagai antioksidan, senyawa-senyawa bioaktif tersebut juga berperan sebagai antiradang, antibakteri, antijamur, dan antikanker. Jahe juga mengandung zat yang dapat meredakan nyeri dan demam secara alami.



Berkat khasiatnya yang cukup banyak, tak heran jika jahe merah banyak digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit. Berikut adalah beberapa manfaat jahe merah yang penting untuk Anda ketahui:

1. Mengurangi rasa mual
Teh herbal atau jamu yang terbuat dari jahe merah telah dikenal sejak lama untuk mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti sakit perut, mual, perut kembung, dan sembelit.

Selain dalam bentuk teh herbal, ektrak jahe merah dalam bentuk suplemen herbal juga bisa membantu mengurangi mual akibat kondisi tertentu, seperti efek samping obat bius dan kemoterapi, mabuk perjalanan, atau morning sickness yang sering kali dialami ibu hamil.

Meskipun jahe merah aman dikonsumsi, khusus ibu hamil sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter kandungan sebelum rutin mengonsumsi minuman jahe merah.

2. Menjaga kesehatan mulut
Jahe merah juga dinilai baik dikonsumsi untuk membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ini berkat kandungan senyawa bioaktif di dalamnya yang disebut gingerol.

Cek juga:

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa gingerol memiliki efek antibakteri, antijamur, dan antivirus yang dapat melawan bakteri, jamur, dan virus penyebab penyakit di mulut, terutama bakteri penyebab penyakit gusi (periodontitis) dan radang gusi (gingivitis). Jahe merah juga dipercaya dapat menjadi alternatif obat sakit gigi berlubang secara tradisional.

3. Menjaga daya tahan tubuh
Jahe merah dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh tetap kuat, sehingga tubuh bisa lebih kuat menangkal infeksi bakteri dan virus penyebab penyakit.

Ekstrak jahe merah juga memiliki efek antiradang dan pereda demam alami. Oleh karena itu, tumbuhan herbal ini baik dikonsumsi untuk mendukung proses pemulihan di saat Anda sedang sakit, misalnya saat sedang flu.

4. Meredakan nyeri
Manfaat jahe merah selanjutnya adalah mampu meredakan nyeri, misalnya sakit kepala, sakit gigi, serta nyeri sendi dan otot. Beberapa riset juga menyebutkan bahwa ekstrak jahe merah dapat membantu mengurangi nyeri sendi akibat radang sendi (osteoarthritis).

Manfaat ini diduga berkat kandungan zat antiradang dan pereda nyeri alami yang terdapat di dalam jahe merah.

5. Meredakan nyeri haid
Selain meredakan nyeri sendi dan otot, efek antiradang pada jahe merah juga bisa membantu meredakan nyeri haid yang parah. Bahkan, ada riset yang menyebutkan bahwa potensi manfaat jahe merah ini hampir sama efektifnya dengan obat pereda nyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen.

Bagi wanita yang sering mengalami nyeri haid, Anda bisa coba mengonsumsi jamu atau teh herbal dari jahe merah selama kurang lebih 3 hari dengan dosis 2 cangkir per hari.

6. Menghambat pertumbuhan sel kanker
Jahe merah diketahui memiliki zat yang bersifat antikanker dan antioksidan yang dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis sel kanker, seperti kanker usus, kanker lambung, kanker payudara, dan kanker prostat.

Namun, manfaat jahe merah ini belum bisa menggantikan peran penanganan kanker yang lain, seperti operasi, kemoterapi, dan terapi radiasi. Hingga saat ini, masih memerlukan penelitian lebih dalam untuk membuktikan manfaat jahe merah sebagai obat kanker yang efektif.

Selain berbagai manfaat jahe merah di atas, tanaman ini juga dapat membantu mengatasi sinusitis secara alami, menurunkan gula darah dan kolesterol, mengontrol tekanan darah, serta mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung.

Meski efektivitas jahe merah masih perlu diteliti lebih lanjut, tidak ada salahnya Anda menjadikan rempah ini sebagai salah satu makanan atau minuman sehat sehari-hari.

Jika Anda ingin mengonsumsi jahe merah yang sudah dikemas dalam bentuk bubuk atau suplemen herbal, pilihlah produk yang telah teruji keamanannya dan mendapatkan izin edar dari BPOM.

Apabila Anda ingin memanfaatkan jahe merah untuk mengobati penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, ya. (Alodokter - dr. Kevin Adrian)

Referensi:

More Info or Order

Contact Us
Bang Arshad
+62 8190 5555 777
Jakarta, Indonesia